Membahas Kecelakaan Di Perlintasan Kereta Api.


News.PolisiOnline.com - Kali ini Pak Polisi akan mencoba memberikan penjelasan kepada para pengguna kendaraan tentang Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta api dan Jalan Raya selalu menjadi bahan perbincangan hangat. siapa sih sebenarnya yang salah jika terjadi kecelakaan diperlintasan sebidang ini? mari kita bersama belajar membahas kecelakaan diperlintasan sebidang ini bersama dengan pikiran terbuka dan jernih.

Kereta api merupakan moda transportasi massal yang sangat ramah lingkungan dan mampu mengangkut penumpang lebih banyak dibandingkan transportasi lainnya (sumber Ripnas Kemenhub). Dalam perkembangannya negara-negara maju sangat memperhitungkan moda transportasi kereta api ini seperti angkutan komuter perkotaan seperti kereta komuter bawah tanah Metro (subway), Monorel (eleveted), Trem dan liat saja di Jepang terkenal dengan kereta api Shinkansen-nya, Jerman dan China terkenal dengan kereta api cepatnya Maglev yang mampu melesat dengan kecepatan maks.500km/jam begitu juga negara Prancis dengan kereta TGV nya yang mampu melesat dengan kecepatan 350 km/jam. Indonesia juga saat ini mempunyai mimpi membangun kereta api cepat Argo Cahaya yang mampu melesat dari Jakarta - Surabaya dengan kecepatan 300 km/jam, bayangkan jika benar itu terealisasi maka jarak antara Jakarta dengan Surabaya hanya mampu ditempuh dengan kurang lebih waktu 3 jam perjalanan.

Jika kita membayangkan hal tersebut diatas, dengan kecepatan 300 km/jam kereta melaju dengan sangat cepat maka hal yang kita pikirkan adalah bagaimana jika kereta itu berjalan dari Bekasi dan kemungkinan di Karawang pintu perlintasan harus segara ditutup.


Lalu jika terjadi siapa yang salah? mari kita bahas bersama.

1. Pengguna Wajib Mengenal Jenis Perlintasan.
Perlintasan Kereta api ada tigas jenis pengelompokan yaitu :
- Perlintasan Resmi dijaga dengan ciri-ciri terdapat alat pengaman rambu lalu lintas yang berada sebelum memasuki perlintasan dan terdapat palang pintu serta rumah JPL untuk petugas penjaga perlintasan.
- Perlintasan Resmi tidak Dijaga, Perlintasan ini resmi teregistrasi namun tidak terdapat palang pintu perlintasan hanya terdapat Rambu lalu lintas Ketika anda akan memasuki perlintasan ini.
- Perlintasan Tidak Resmi (Liar), Perlintasan ini tidak teregistrasi dan tidak terdapat alat pangaman seperti rambu lalu lintas ataupun palang pintu. pada perlintasan ini lebih baik ditutup bersama-sama karena sangat membahayakan keselamatan bersama.

2. Pengguna wajib mematuhi Rambu Lalu Lintas.
Jika kita perhatikan sebelum memasuki Perlintasan sebidang kereta api anda akan menemukan beberapa rambu lalu lintas, jika anda melanggar rambu tersebut (menerobos) dan Polisi berhak menilang anda dan akan dikenakan Sanksi denda sebesar Rp.750.000,- rupiah sesuai dengan Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya. oleh sebab itu pengendara bermotor wajib mematuhi rambu-rambu tersebut demi keselamatan bersama dan jika anda menerobos kemudian terjadi kecelakaan diperlintasan sebidang itu bukan merupakan kecelakaan perkeretaapian melainkan kecelakaan lalu lintas.

3. Pengguna Jalan Raya Wajib Mendahulukan Perjalanan Kereta Api.
Saat ini Pemerintah telah mengeluarkan peraturan mengenai Undang-Undang No.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian bahwa Perjalanan kereta api wajib didahulukan dan menurut UU.No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya bahwasannya Pengguna jalan raya wajib mendahulukan perjalanan kereta api. Kenapa pengguna jalan raya wajib mendahulukan perjalanan kereta api? Karena kereta api adalah moda transportasi yang memiliki massa yang berat dan jika melaju dengan kecepatan tinggi maka jarak yang diperlukan untuk melakukan pengereman memerlukan jarak kurang lebih sekitar 700 meter - 1 km.

Kecelakaan diperlintasan adalah kecelakaan lalu lintas mari kita patuhi rambu-rambu dan tata tertib berlalu lintas yang baik tengok kiri kanan dahulu sebelum melintas jalur kereta api dan ketika menggunakan mobil gunakan gigi rendah agar mesin tidak mati.

Pesan Pak Polisi untuk semua Masyarakat Mari menjadi Pelopor dan Contoh Keselamatan Berlalu Lintas di Perlintasan "Lebih Baik Menunggu 5 Menit dari pada 5 Bulan anda masuk Rumah Sakit karna tertabrak Kereta".


Salam Hangat Polisi Online.
Share on Google Plus

ABOUT NEWS.POLISIONLINE.COM

Kabar Berita Polisi - Kabar Berita dari Polisi untuk Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar