Perluas Area Larangan Sepeda Motor Melintas di Jakarta.

Larangan Melintas Sepeda Motor


News.polisionline.com - Semenjak tahun 2014 jalur protokol Jalan Merdeka Barat hingga Jalan MH.Thamrin telah diberlakukan larangan melintas bagi sepeda motor dan rencana kedepannya perluasan area larangan sepeda motor melintas di jakarta akan diperluas seperti di tujuh ruas jalan di Jakarta yakni Jalan Garuda, Jalan Angkasa, Jalan Soepomo, Jalan Minangkabau, Jalan Saharjo serta Jalan Otista Raya.


Kebijakan ini diberlakukan untuk mengurangi ruang gerak kendaraan pribadi untuk beralih menggunakan transportasi umum. Menurut informasi kedepannya pergerakan jalur roda dua (motor) di Jakarta akan dipersempit agar menggunakan transportasi umum (seperti Transjakarta/APTB). saat ini para pengendara bermotor dapat memarkirkan kendaraan roda dua-nya di beberapa lokasi yang sudah disediakan agar mereka dapat beralih ke moda transportasi umum. di antaranya seperti gambar dibawah ini.

Peta Lokasi Parkir Jalan Thamrin dan Jl.Merdeka Barat

Setelah beberapa jalur protokol ditutup untuk kendaraan bermotor roda dua, langkah kedepannya pengguna roda empat (mobil) akan diberlakukan sistem Electronic Road Pricing (ERP) seperti yang sudah diberlakukan di negara Singapur, setiap kendaraan mobil akan dipasang sebuah alat dan smartcard dan ketika melintas daerah tersebut pulsa yang berada didalam kartu tersebut akan berkurang secara otomatis, keuntungan dari ERP ini kemudian akan dipergunakan untuk subsidi para penumpang pengguna Transjakarta dan untuk mengembangkan transportasi umum lainnya agar masyarakat mau menggunakan transportasi umum.

ERP di Singapur.

Namun dalam segi penumpang tidak mempermaslahkan jika kita benar-benar diharuskan menggunakan transportasi umum asal 2 aspek di penuhi diantarnya Kenyamanan dan Ketepatan waktu. karna 2 aspek itulah kita dapat merasa nyaman dan mengatur jadwal perjalanan kita menggunakan transportasi umum. seperti kejadian kemaren, kami menggunakan Transjakarta dari Halte Senen untuk ke Harmoni membutuhkan waktu sekitar 30 menit menunggu dan kira-kira membutuhkan 50 menit perjalanan hanya untuk sampai Halte Harmoni, padahal jika kita menggunakan kendaraan bermotor hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai kelokasi tersebut dan tentunya sangat jauh perbandingannya.

Yang diharapkan kedepan dengan adanya penambahan jumlah armada Transjakarta ini dapat memperpendek Headway jarak antar bis kedepannya dan tentunya perawatan yang tetap perlu dijaga agar kendaraan ini tetap dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa.

Salam Polisi Online.
Share on Google Plus

ABOUT NEWS.POLISIONLINE.COM

Kabar Berita Polisi - Kabar Berita dari Polisi untuk Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar